Guru dan Pembentukan Karakter Siswa

Pendidikan adalah suatu proses sadar dan terencana dari setiap individu maupun kelompok untuk membentuk pribadi yang baik dan mengembangkan petensi yang ada dalam diri untuk mewujudkan cita-cita dan tujuan yang diharapkan. Sesuai dengan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomer 2 Tahun 1989 Pasal 1 mengatakan bahwa Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang.

Perkembangan zaman yang sangat pesat terjadi pada belakangan ini, semakin berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi berkembang bukan hanya dibidang TIK, tetapi di bidang ilmu pengetahuan juga mengalami perkembangan, membuat perubahan yang sangat signifikan di berbagai aspek kehidupan dan di berbagai lapisan masyarakat. Perubahan yang signifikan ini tidak terlepas dari adanya pengaruh globalisasi.

Era globalisasi membawa kehidupan ke arah yang lebih modern, masyarakatnya yang banyak terpengaruh dari kehidupan budaya kebarat-baratan. Sehingga terjadinya pergeseran nilai sosial dan moral di masyarakat. Bukan hanya pada kalangan dewasa tetapi terjadi juga di kalangan anak-anak. Kehidupan anak-anak zaman dahulu sudah berbeda dengan kehidupan masa sekarang.

Di kehidupan modern mengakibatkan pergeseran nilai moral yang berdampak pada diri anak-anak. Tidak heran jika minimnya moral, etika, dan tingkah laku melanda pada anak-anak saat ini. Moral adalah ajaran tentang baik buruknya perbuatan dan perilaku, akhlak yang dimiliki semua orang.

Perubahan yang terjadi lebih mengarah kebarat-baratan yang pada akhirnya hilang jati diri bangsa, dan merasa lebih bangga jika mengikuti kebudayaan barat yang cenderung dengan gaya kebebasan atau liberal. Misalnya dalam bidang permainan yang dulunya bermain laying-layang, congklak, gangsing dll sudah dianggap kuno. Sehingga anak-anak lebih suka untuk bermain game online.

Bahkan sekarang banyak sekali anak Sekolah Dasar salah pergaulan seperti merokok, meminum minuman keras, perkelahian dan banyak lagi.
Maka dari itu guru memiliki peran penting untuk membentuk karakter siswa. Sekolah merupakan rumah kedua pembentukan karakter setelah keluarga.Guru adalah pendidik profesional yang mempunyai tugas utama mendidik, mengajar, membimbing dan mengevaluasi siswa.

  • Peran guru sebagai pendidik : merupakan peran yang berkaitan dengan peningkatan akademik secara kognitif yang berkaitan dengan pemberian tugas-tugas mendisiplikan anak untuk dapat menaati dan patuh terhadap aturan-aturan di sekolah. 
  • Peran guru sebagai model atau contoh: guru harus memberikan contoh yang baik kepada peserta didik, karena setiap anak menginginkan guru sebagai contoh atau model hidupnya.
  • Peran guru sebagai komunikator: peran guru diharapkan dapat berperan aktif dalam pembangunan segala bidang. guru di sekolah berperan sebagai orang dewasa, sebagai pengajar, pendidik, dan pegawai. Guru harus menunjukkan kelakuan baik selayaknya seorang guru yang diharapkan masyarakat.
  • Peran guru dalam membangun karakter bangsa: melalui pendidikan,guru dapat mempersiapkan genarasi selanjutnya untuk memiliki karakter dan budi pekerti yang baik. Guru merupakan pahlawan tanda jasa yang memberikan pelajaran akan wawasan dan etika kepada murid yang tidak dapat tergantikan oleh canggihnya teknologi. Oleh karena itu, peran guru penting dalam membangun karakter anak bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *